Ole Gunnar Solskjaer Dinilai Akan Mengalami Nasib Seperti Jose Mourinho

Manchester united memecat Jose Mourinho pada Desember 2018. Mantan pemain Liverpool, Dean Saunders memperkirakan kalau Ole Gunnar Solskjaer akan bernasib sama dengan Jose Mourinho.

Solskjaer diprediksi akan kehilangan pekerjaan sebagai manajer Manchester united sebelum musim 2019-20 berakhir. Ia meninggalkan posisi saat Machester United berada di posisi keenam klasemen Premier League.

Ole Gunnar Solskjaer yakin kalau skuat Manchester United akan berjuang untuk mengangkat performa klub tersebut pada musim mendatang.Saat itu Mourinho dianggap telah kehilangan kepercayaan dari para pemain.

Paul Pogba kembali tampil positif untuk Manchester United. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi Solskjaer untuk mempertahankan pekerjaan di Manchester united .

Ole Gunnar Solskjaer sudah memiliki hubungan yang renggang dengan beberapa pemain yaitu Romelu Lukaku dan Paul Pogba. Pada akhir Manchester United memilih untuk memecat Jose Mourinho.

Pada musim kemarin Paul Pobga bermasalah dengan Jose Mourinho.Dua pemain tersebut telah meminta untuk dijual namun Solskjaer menolak permintaan tersebut.

Read More

Barcelona Yakin Bisa Permalukan Manchester United di Old Trafford

Manchester United Vs Barcelona di Old Trafford pada ajang Liga Champions.Pelatih Barcelona Ernesto Valverde punya target utama saat timnya melawan ke Old Trafford markas Manchester United.

Pada leg pertama Liga Champions Ernesto membawa Barcelona meraih kemenangan pertama di Old Trafford.Pada 30 April 2008 Barcelona kalah 0-1 di markas Setan Merah sebutan MU merupakan pertandingan klasik di Eropa.

Barcelona belum pernah menang di Old Trafford dan mereka datang untuk mencoba meraih kemenangan yang pertama.Valverde melawan Manchester United di Old Trafford bakal sulit meski tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer menelan kekalahan 1-2 dari Wolverhampton di laga terakhirnya.

Read More

Sanchez Akan Dijual United

Manchester United juga dikabarkan akan menjual beberapa pemain nanti demi mendatangkan pemain baru. Beberapa pemain lama bakal dilego, salah satunya Alexis Sanchez.

MU menjalani musim 2018/2019 dengan inkonsistensi selama diasuh Jose Mourinho. Namun, semuanya kembali normal ketika Ole Gunnar Solskjaer datang dan membawa United kembali ke persaingan empat besar serta lolos ke perempatfinal Liga Champions.

Tapi, musim ini memang dikenal menjadi musim terburuk MU selepas era Sir Alex Ferguson dan mereka akan berbenah pada bursa musim panas nanti. Dimulai dari rencana perekrutan Direktur Olahraga untuk mengurusi transfer antar klub dan juga United sudah mengincar beberapa pemain yang akan bergabung nanti.

Beberapa pemain top seperti Mathijs De Ligt, Thibaut Courtois, Raphael Varane, Gareth Bale, Antoine Griezmann, Philippe Coutinho, Nicola Zaniolo, Jadon Sancho, Ivan Rakitic, dan Kalidou Koulibaly. MU akan merombak total pemain-pemain yang sudah uzur dengan pemain yang lebih berkualitas dan bertenaga.

MU memang akan menjual beberapa pemainnya. Ada di urutan teratas adalah Sanchez yang baru 1,5 musim memperkuat MU. Performa mengecewakan Sanchez hanya membukukan lima gol membuat MU berpikir untuk melepas.

Dan Sanchez pun menerima gaji sebesar 400 ribu pound sterling per pekan akan tetapi tidak sebanding dengan peformanya dilapangan. Masalah utama tentu adalah mencari tim yang mau mengaji Sanchez dengan nominal sama atau pun mendekati angka diatas.

Read More

Solskjaer Senang Leg Kedua Bermain Tandang

Manchester Unitedberjumpa dengan Barcelonadi babak perempat final Liga Champions 2018/19. United akan siap untuk mengalahkan Barcelona nanti.

Leg pertama akan digelar di Old Trafford pada 9 April 2019. Leg kedua di Camp Nou akan dimainkan pada 16 April 2019.

Main tandang di Camp Nou bukan pekerjaan yang mudah. Namun caretaker MU Ole Gunnar Solskjaer justru merasa ini adalah sebuah keuntungan.

Solskjaer berharap timnya nanti akan tampil baik seperti yang ditunjukan saat melawan PSG kemarin.

"Saya mungkin berbeda dibandingkan pelatih-pelaih lainnya," kata Solskjaer, seperti dikutip Irish Independent. "Saya lebih suka melakoni tandang di leg 2, seperti ketika melawan PSG."

"Saya rasa jika berhasil meraih hasil yang bagus di leg pertama, maka kami bisa menyiapkan strategi yang bagus untuk leg kedua. Untuk meraih tropi mana pun, Anda pasti melalui pertandingan yang berat."tambahnya.

Read More