Luka Jovic mencuri perhatian Barcelona dan Real Madrid

Luka Jovic, mencuri perhatian pada musim ini. Pemain Serbia itu dinilai pantas bermain untuk Barcelona atau Real Madrid.

Luka Jovic ada di papan atas daftar pencetak gol di Liga Jerman. Dia mencatatkan 17 gol, sama dengan pemain Borussia Dortmund, Paco Alcacer. Torehan itu cuma kalah dari penyerang Bayern Munich, Robert Lewandowski, yang sudah mencetak 21 gol.

Dengan produktivitasya itu, Luka Jovic diprediksi mempunyai masa depan cerah. Eks pemain Serbia, Savo Milosevic, memuji pemain 21 tahun itu merupakan penyelesai peluang yang piawai di masa depan.

pemain yang sangat-sangat spesial ini. Kemampuannnya tidak di ragukan lagi mencetak gol sungguh luar biasa. Dia bisa mencetak gol dari segala posisi dan semua bagian tubuhnya. Dia penyelesai peluang yang cukup baik. Kedua klub besar itu akan cocok untuknya. Dia akan menjadi sosok hebat untuk Barca atau Madrid. Dia akan menjadi solusi untuk kedua tim tersebut.

Madrid memang sedang mencari striker produktif lagi pasca kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus. Penyerang yang direkrut di musim panas lalu, Mariano Diaz, lebih banyak menghuni ruang perawatan. Dengan kurang tajamnya lini depan, Madrid kesulitan bersaing di tiga ajang yang diikuti hingga berpuasa trofi di musim ini.

Sementara itu, Barcelona dikabarkan mencari penerus Luis Suarez atau Lionel Messi di lini depan. Produktivitas gol keduanya masih oke, tapi sudah menua.

Luis Suarez, yang berusia 32 tahun menyumbangkan 21 gol di LaLiga. Sementara Lionel Messi, yang memasuki usia 31 tahun, mengemas 33 laga di Liga Spanyol.

Read More

Juventus disingkirkan oleh Ajax Amsterdam.

Juventus telah memperpanjang puasa gelar Liga Champions usai disingkirkan oleh Ajax Amsterdam. Mereka harus mencoba lagi dan terus berlatih untuk meraih trofi Si Kuping Besar musim depan nanti nya.

Langkah awal Juventus di Liga Champions musim ini harus terhenti di tangan Ajax di babak perempatfinal. Kepastian tersebut diperoleh setelah Si Nyonya Tua kalah 1-2 di Allianz Stadium pada leg kedua, Rabu (17/4/2019) dini hari WIB.

Juventus yang bertindak sebagai tuan rumah sebenarnya mengawali laga dengan baik. Mereka mampu unggul terlebih dahulu melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-28.

Bahkan dari Hasil tersebut semakin memperpanjang puasa gelar Bianconeri di ajang Si Kuping Besar. Tercatat Juventus sudah 23 musim tak pernah mencicipi gelar Liga Champions sejak terakhir kali musim 1995/1996.

Kegagalan demi kegagalan yang mereka alami di Liga Champions membuat Juventus semakin termotivasi untuk segera mengakhiri puasa gelar ini. Usai laga, Presiden klub, Andrea Agnelli, sudah menggungkapkan bakal membangun tim yang lebih kuat untuk musim depan nanti nya.

Kemudian Juventus ini ditanggapi dengan penuh rasa optimistis oleh Federico Bernadeschi. Pemain asal Italia menegaskan timnya hanya perlu menunggu waktu untuk meraih gelar Liga Champions.

Read More